Orang Kaya Baru (2019): Film Komedi yang Kaya Makna

Film komedi seakan tak pernah habis dalam pasaran dunia perfilman Indonesia.Hal ini terbukti dari beberapa film komedi yang hadir dalam awal tahun 2019. Mulai dari Keluarga Cemara yang tampil sukses dengan komedi yang berbalut unsur-unsur keluarga, film komedi yang hadir pada awal tahun 2019 hampir mempunyai tema yang sama. Salah satunya yaitu film komedi yang berjudul Orang Kaya Baru.

Berkisah tentang kehidupan keluarga sederhana

Film garapan sutradara Ody C Harahap ini menceritakan mengenai kehidupan suatu keluarga yang sederhana dan berkecukupan. Kehidupan keluarga yang terdiri dari Bapak (LukmanSardi), Ibu (Cut Mini) dan ketiga anaknya yaitu Duta (Derby Romero), Tika (Raline Syah), dan Dodi (FatihUnru) yang terbiasa hidup dengan uang pas-pasan selama bertahun-tahun. Akan tetapi, pada suatu saat setelah Bapak meninggal, kehidupan keluarga ini menjadi berubah secara drastis.

Kehidupan keluarga ini berubah setelah meninggalnya sosok Bapak Bandar Judi Online yang ternyata memberikan warisan kepada mereka.Hal tersebut keluarga ini ketahui setelah datang orang dari bank ke rumah mereka untuk memperlihatkan video Bapak.Dalam video tersebut, Bapak menceritakan bahwa sebenarnya dia mempunyai banyak uang di bank yang dapat digunakan sebanyak-banyaknya oleh mereka.

Cerita yang dihadirkan dalam film ini mempunyai sudut pandang yang cenderung berbeda dari film-film biasanya yang hadir dalam perfilman Indonesia.Dari tangan Joko Anwar, cerita tersebut ditulis dengan premis yang sederhana dan berbeda.Hal ini terlihat dari kisah yang dihadirkan di mana biasanya keluarga yang meninggalkan berbagai macam utang justru dibalik menjadi meninggalkan uang yang sangat banyak.

Hal tersebut membuat kisah yang dihadirkan dalam film ini cenderung tidak terbesit dalam pikiran penonton.Sebab dalam alur filmnya, cerita tersebut ditampilkan secara menarik dengan ide yang unik, fresh dan sangat menarik.Selain itu, kisah yang ditampilkan dalam film ini berdasarkan dari pengalaman penulis naskah Joko Anwar selama kehidupan masa kecilnya di Medan.

Menampilkan Realita Kehidupan

Kehidupan keluarga dalam film tersebut ditampilkan berubah setelah mendapatkan warisan yang ditinggalkan oleh mendiang Bapak. Keluarga tersebut menjadi kaya raya dan dapat membeli barang apa saja yang mereka inginkan. Film ini menceritakan mengenai realitas kehidupan orang kaya baru atau yang kerap disingkat menjadi OKB.

Gambaran kehidupan mengenai OKB ini ditampilkan dengan jelas dari perilaku tokoh-tokoh utama dalam film ini.OKB dengan orang yang telah kaya sejak lama mempunyai perbedaan dalam tingkah laku yang mana menyebabkan OKB kerap dianggap norak dalam masyarakat sehari-hari.Realita kehidupan tersebut digambarkan dari tingkah laku Ibu, Duta, Tika dan Dodi yang menyajikan komedi bagi penonton film ini.Selain itu, seluruh adegan dan dialog para tokoh film tersebut dihadirkan dengan sangat mirip dengan kehidupan sehari-hari yang dekat dengan penonton.

Penuh Dengan Makna

Kehidupan keluarga ini pada awalnya sangat kompak dan saling peduli dengan satu sama lainnya. Dengan segala keterbatasan yang ada, seluruh keluarga bersatu dan melakukan seluruh aktivitas mereka dengan penuh kehangatan.Akan tetapi, ketika keluarga ini menjadi kaya raya, kehangatan tersebut tergantikan dengan posisi uang yang mereka miliki yang mana dapat membeli segalanya dengan uang tersebut.

Dialog mengenai fenomena tersebut juga ditampilkan pada film yang mana merupakan dialog dari Bapak yang mengatakan bahwa uang kalau sedikit cukup, akan tetapi jika banyak kurang. Hal tersebut merupakan pesan moral yang ditampilkan dalam film Orang Kaya Baru di mana disajikan dengan nada bicara dan penyampaian yang sangat santai.Pesan tersebut memperlihatkan jika keluarga ataupun teman merupakan hal yang sangat penting yang tidak dapat digantikan dengan kehadiran uang.

Gading Marteen Siap Lebarkan Sayap di Layar Lebar Lewat Love for Sale

Nama Gading Marteen sudah tidak asing lagi di dunia hiburan Indonesia. namun kalau di industry perfilman, mungkin namanya belum begitu bersinar. Setelah sukses membintangi peran di film Susah Sinyal bersama dengan istrinya, Gisella Anastasia, Gading Marteen sekarang siap menggebrak dunia perfilman Indonesia dengan film barunya yang mana menjadikannya sebagai pemeran utama.

Love for Sale

Jika kalian sudah melihat film dengan poster Gading yang hanya mengenakan singlet dan juga celana boxer, ia terciduk sedang tidur di ranjang dengan seorang gadis poker yang cantik di mana gadis itu ia ‘temukan’ di sebuah aplikasi kencan.

Di dalam poster tersebut juga terlihat ada seekor kura-kura yang mana sangat pasrah dan menjadi pembatas di antara mereka berdua. Kejadian ‘unik’ itu pasalnya terekam di dalam poster baru dari suami Gisella itu berjudul Love for Sale.

Poster perdana dari film yang digarap oleh sutradara Andibachtiar Yusuf ini pasalnya baru saja bakal dirilis oleh Visinema Pictures.

Love for Sale ini bercerita tentang Richard, yang diperankan oleh Gading Marteen. Ia adalah seorang jomblo yang hidupnya sendirian dalam waktu yang sangat lama dan ia hanya ditemani seekor kura-kura yang namanya Kelun. Kegagalan cinta yang terjadi di masa lalu membuat dirinya terbiasa hidup sendirian. Akan tetapi ia merasa sebagai seorang yang paling paham soal cinta di hadapan teman-temannya.

Suatu hari teman-temannya itu menantang dirinya untuk membawa pasangannya ke sebuah resepsi pernikahan. Dan melalui sebuah aplikasi penyedia jasa teman kencan, akhirnya Richard menemukan pasangan. Ia adalah seorang wanita cantik yang namanya Arini yang diperankan oleh Della Dartyan. Alih-alih menginginkan kencan hanya semalam saja, Richard malahan terjebak dengan Arini untuk waktu yang cukup lebih lama.

Richard terjebak dalam pertanyaan: Apa arti Arini dalam kehidupan Richard? Apa Arini adalah wanita yang terbaik dan tepat untuk pendamping hidupnya? Atau Richard saja yang hanya terjebak dalam cinta sesaat?

Batu Lompatan Lebarkan Sayap di Layar Lebar

Sudah lama Gading mengatakan bahwa dirinya ingin menekuni dunia peran selain menjadi pembawa acara dan artis. Hal ini dikatakannya dilansir dari Kompas pada saat ia ditemui minggu lalu, tepatnya hari Selasa (13/2) di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Barat, Jakpus. “Ya bisa jadi film ini buka pintu buat saya menekuni akting, kalau orang banyak yang seneng ya kenapa enggak?” katanya.

Tak menutup kemungkinan, setelah film Love for Sale ini ia akan menerima tawaran bermain film layar lebar lagi jika ada yang menawarinya. “Kalau memang ada peluang lagi di sana dan pas waktunya ya kenapa enggak?” lanjutnya lagi. Ia juga mengatakan bahwa ia sangat bersemangat berakting dikarenakan mendapat dukungan yang sangat penuh dari orang-orang terdekatnya. Apalagi di dalam film Love for Sale itu, ia mendapatkan peran utama yang sebelumnya belum pernah didapatkan oleh suami dari Gisella ini.

Bersama dengan Gading Marteen, film ini juga akan menghadirkan bintang lainnya misalnya Adrianto Qalbi, Vanda Mutiara, Albert Halim, Sabrina Rochelle, Mabelista Bisset, Faradina Mufti, Anisa Pagih, Verdi Solaiman, Melissa Karim, Dayu Wijanto, Rozky Mocil, Ryoichi Adityo, Khiva Iskak, Bowie Benjamin, Natalius Chendana, Rukman Rosadi, dan yang lainnya.

Love for Sale ini turut disponsori juga oleh aktor handal Chico Jerikho dan akan siap tayang pada tanggal 15 Maret 2018 mendatang.

Susah Sinyal Pencapaian Terbaru Ernest Prakasa

Ernest Prakasa yang sekarang ini semakin menekuni pekerjaannya di ranah layar lebar nampaknya semakin lihai saja dalam membuat film. Dalam film barunya yang berjudul Susah Sinyal  ia kembali menertawakan drama sosial yang mana sangat akrab dengan kehidupan masyarakat awam yakni tentang hubungan ibu dan juga anak. Seperti yang sudah-sudah di mana kita bisa melihat pada film-film sebelumnya, seperti Ngenest (2015) dan juga Cek Toko Sebelah (2016), film Susah Sinyal ini juga mengangkat potret dan juga keadaaan keluarga Tionghoa yang ada di Indonesia.

Namun ada yang membedakan antara film-film sebelumnya dengan Susah Sinyal  ini karena cerita utamanya bukan menyoroti keluarga Tionghoa. Di dalam film ini, potret keluarga Tionghoa menjadi pemanis saja. Lelucon yang sangat khas dengan Ernest pun diselipkannya di sela-sela cerita tersebut dan pastinya sudah ditebak akan menimbulkan gelak tawa penontonnya.

Kerjasama Bareng Istrinya

Dalam film Susah Sinyal ini, Ernest berkerja sama dengan istrinya sendiri yakni Meira Anastasia yang mana menulis skenario bersama. Skenarionya sendiri juga masih berkutat dengan hubungan keluarga di masyarakat awam yang ada di Indonesia.

Jika masih ingat sebelumnya pada filmnya Cek Toko Sebelah ia menyoroti dan menggarisbawahi hubungan ayah dan juga anak, untuk kali ini ia menyoroti hubungan ibu dan anak.

Fokus pada Hubungan Ibu dan Anak

Hubungan ibu dan anak yang dimaksudkan adalah berawal dari drama Ellen yang diperankan oleh Adiania Wirasti dengan anaknya, Kiara yang diperankan oleh Aurora Ribero. Mereka adalah inti cerita dari film Susah Sinyal ini hingga Ernest Prakasa yang berperan sebagai Iwan dan juga mamanya yang diperankan Dayu Wijayanto hanya menjadi pelengkap saja.

Ernest yang sangat berpengaruh dalam film ini membuat hubungan antar beberapa karakter agar bisa tersambung dengan sangat erat lewat adegan-adegan yang ditata dengan sangat detail. Setiap adegan seolah-olah berkaitan dengan satu sama lainnya meskipun lokasi, waktu, dan juga tokoh yang ada di dalamnya berbeda-beda.

Menggunakan lokasi yang bisa dibilang banyak,  Ernest pun menempatkan porsi masing-masing kejadian di dalam film itu dengan sangat pas. Komposisi antara drama masalah dengan komposisi penghiburnya yang menimbulkan komedi juga terasa tak berat-sebelah.

Unsur komedi yang mana dibawakan oleh para aktor di dalam film ini datang melalui dialog result hongkong yang sangat santai dan juga kocak. Ditambah lagi dengan adanya ekspresi yan sangat mumpuni. Percakapan antar tokoh-tokoh tersebut banyak menyentil dan menertawai realitas sosial yang ada sekarang ini khususnya di Indonesia.

Tokoh-tokoh tampak amat sangat klop dengan gayanya Ernest yang menyutradarai film Susah Sinyal ini. Maklum di dalam film ini ada beberapa stand up comedian dan artis yang mana sebelumnya sudah ikut terlibat di dalam proyek Cek Toko Sebelah yang mana mereka ada lagi di Susah Sinyal.

Sebut saja mereka yang ada di Cek Toko Sebelah dan ada lagi di Susah Sinyal di antaranya: Gisella Anastasia, Chew Kinwah, Dodit Mulyanto, Arief Didu, Melissa Karim dan Aci Resti.

Akan tetapi tidak semua terasa pas di dalam film Susah Sinyal ini. Keterbatasan durasi yang mana bisa dikatakan mungkin jadi kendalanya Ernest di dalam menyelesaikan drama ibu dan anak itu dengan penyelesaiaan yang epik. Ernest pun seharusnya bisa menghasilkan hubungan ibu dan juga anak yang mana lebih menggigit karena mengingat relasi ini sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.