Danilo Petrucci Gantikan Jorge Lorenzo di Ducati

Jorge Lorenzo akhirnya telah menentukan masa depannya. Hanya dua tahun bersama, Lorenzo memutuskan mengakhiri kontraknya di Ducati pada 2018 ini. Mantan juara dunia itu akhirnya berlabuh ke tim Repsol Honda sejak 2019 nanti. Kehilangan Lorenzo tidak membuat Ducati muram karena sang CEO, Claudio Domenicali secara pribadi telah memilih pebalap baru yang akan jadi rekan Andrea Dovizioso musim depan.

 

Pebalap itu adalah Danillo Petrucci yang bergabung di tim satelit Ducati, Pramac Racing. Dilansir Autosport, Ducati tampaknya tak ingin lama-lama membiarkan kursi Lorenzo kosong dengan langsung menawarkan kontrak dua tahun hingga 2020 kepada Petrucci yang langsung disetujui. Kabarnya Ducati dan Petrucci sudah sepakat dalam MotoGP Italia di sirkuit Mugello akhir pekan lalu. Cukup mengejutkan karena di Mugello-lah akhirnya Lorenzo meraih kemenangan bandar togel singapore pertamanya bersama Ducati sejak diboyong dari Yamaha pada akhir 2016 lalu dengan kontrak fantastis.

 

Sebelum sepakat bergabung ke Ducati, Petrucci sebetulnya sudah pernah dikaitkan dengan Aprilia hingga sudah disodorkan kontrak.  Namun rupanya Aprilia memilih Andrea Iannone yang bakal meninggalkan Suzuki di akhir 2018 ini. Melihat sepak terjangnya, Petrucci sudah berhasil sekali naik podium di posisi kedua saat MotoGP seri Le Mans. Saat ini Petruci aman di posisi enam klasemen sementara pebalap dengan total 63 poin.

 

Kepada Crash, Petrucci merasa sangat terhormat bisa bergabung di tim utama Ducati. Pria yang sudah masuk Pramac sejak 2015 inipun berharap bisa mengikuti jejak pebalap legendaris Ducati seperti Casey Stoner. Dirinya pun berjanji bakal memberikan seluruh kemampuannya agar jadi pebalap yang bisa diingat pengggemar Ducati, seperti dilansir GPOne.

 

Ducati Janji Bantu Lorenzo Menang Lagi

 

Menyisakan enam bulan lagi kebersamaan mereka, Ducati tak ingin berpisah dengan Lorenzo tanpa meninggalkan kesan baik. Keberhasilan Lorenzo jadi juara di Mugello langsung membuat Ducati berjanji akan membantu Lorenzo meraih kemenangan di sisa musim. Lorenzo memang tampil luar biasa di Mugello dengan memulai start di posisi kedua dan berakhir jadi juara secara mulus karena mampu memimpin balapan dari awal hingga akhir.

 

Pebalap asal Spanyol itu selalu meyakini kalau dia bisa menjalani balapan kompetitif jika Ducati melakukan modifikasi sesuai keinginannya. Dan di Mugello, Ducati memberikan tangki bahan bakar baru untuk motor Lorenzo. Masih ada 13 balapan tersisa, Domenicalli pun mengungkapkan jika Lorenzo adalah seorang juara yang hebat dengan berbagai pencapaian luar biasa. Meskipun begitu dia cukup sedih karena Lorenzo butuh waktu lama bisa menyesuaikan diri dengan Ducati.

 

Lorenzo ke Honda, Dani Pedrosa Pilih Pensiun

 

Usai Honda mengumumkan kalau mereka memilih Lorenzo sebagai pendamping Marc Marquez sejak 2019, tentu pertanyaan terbesar adalah bagaimana nasib Dani Pedrosa? Cukup mengejutkan karena ternyata rider asal Spanyol itu kabarnya akan memilih pensiun dari MotoGP. Bahkan pria berusia 32 tahun itu diduga kuat akan membeberkan keputusan pensiunnya di sirkuit Catalunya, Spanyol pada 17 Juni minggu depan.

 

Pedrosa akan mengakhiri 18 musimnya di MotoGP yang 13 musim di antaranya dia lakukan bersama Honda. Keputusan pensiun Pedrosa ini menimbulkan pertanyaan karena sejauh ini rumor yang berkembang dia bakal merapat ke Suzuki. Speedweek melansir bahwa perpisahan Pedrosa dengan MotoGP akan cukup dramatis mengingat sirkuit Catalunya berada di Montmelo yang tak jauh dari tanah kelahirannya di Sabadell, Spanyol. Meskipun begitu sejauh ini Pedrosa belum berbicara resmi soal kabar pensiunnya.

Untuk Mengenang Nicky Hayden akan Ada Hari Nicky Hayden Tiap 9 Juni

Tom Watson, Wali kota Owensboro akan mendeklarasikan Hari Nicky Hayden yang ditetapkan pada tanggal 9 Juni guna memperingati mantan pebalap MotoGP yang berasal dari Amerika Serikat yang menghembuskan nafas terakhirnya pada tahun 2017.

Mengenang Sang ‘Kentucky Kid’

Pencanangan hari Nicky Hayden ini rencananya bakal bersamaan dengan peresmian monument mendiang Hayden yang pernah dikenal dengan julukan ‘Kentucky Kid’ itu di kampung halaman Nicky yang mana berlokasi di Owensboro, Kentucky, Amerika Serikat.

Rencana ini disambut dengan sangat gembira oleh orang tua, saudara dan juga tunangan Nicky karena mereka menganggap pemerintah Owensboro menganggap penting Nicky Hayde apalagi rencana penghargaan spesial untuk pebalap yang jadi juara dunia MotoGP pada tahun 2006. “Nicky meninggalkan kita kira-kira setahun lalu dan kami juga masih merasa sangat kehilangan. Kami sendiri mengapresiasi dukungan dari pendukungnya judi togel online untuk mendukung kami ini selama 12 bulan dan juga kami berharap para fansnya bisa melihat acara penghargaan yang diberikan Nicky,” ungkap kakak Nicky, Tommy Hayden.

“Kami ingin berterimakasih pada kota Owensboro atas dukungannya pada proyek ini. nicky mencintai kota ini dan ia sangat bangga menjadi duta dari kota ini, jadi ya cukup tepat apabila ia dikenang di sini,” imbuhnya.

Patung yang bakal berdiri di depan halaman Owensboro Convention Center mengambil pose perayaan kemenangan Nicky yang ada di Laguna Seca saat menjuarai MotoGP Amerika Serikat tahun 2006. Patung bakal diresmikan pada tanggal 8 Juni dan di sana Wali kota bakal mendeklarasikan hari Nicky Hayden yang mana jatuh 9 Juni, sesuai dengan nomor motor yang mana digunakan oleh sang pebalap, yakni 69.

“Kami sebagai komunitas sangat bangga mempunyai kesempatan memberikan apresiasi pada ‘Kentucky Kid’ di kampung halamannya sendiri. kami bakal memiliki tanda peringatan abadi untuk memperingati prestasinya,” ungkap Watson.

“Saya ingin berterima kasih pada keluarga Hayden karena memungkinkan kami semua untuk bermitra dengan mereka di hari yang benar-benar penting,” sambungnya lagi.

Seperti yang sudah diketahui bersama, Nicky menghembuskan napasnya yang terakhir pada tanggal 22 Mei 2017, 5 hari setelah ia mengalami kecelakaan berat.

Rumah Sakit Maurizio Bufalini yang ada di Cesena, Italia, memastikan kepergiannya setelah mengumumkan Nicky mengalami kerusakan otak dan juga luka karena ia ditabrak oleh mobil ketika berlatih sepeda di daerah Riccione-Tavoleto, Italia. Saat kecelakaan terjadi, Nicky sudah tak lagi menunggangi motor MotoGP melainkan sudah beralih ke ajang balapan motor Superbike.

Nicky tercatat menjalani 14 buah musim balap di MotoGP semenjak tahun 2003 sampai tahun 2016. Musim terbaik Nicky diraihnya pada tahun 2006 silam saat menjadi juara bersama di tim Repsol Honda. Sementara untuk di ajang Superbike, Nicky sendiri tercatat tampil di musim balap pada tahun 2002, 2016 dan juga 2017.

Dikenal Ramah

Kabar duka yang saat Nicky meninggal masih saja terkenang sampai saat ini. di anggap sebagai pebalap yang lainnya, Hayden sendiri dianggap sebagai pebalap yang mana paling ramah yang pernah ada. hal itu diungkapkan oleh James Toseland, mantan pebalap MotoGP Yamaha. Pernyataan itu merupakan bagian dari penghormatan terakhirnya untuk Hayden, Juara Dunia MotoGP 2006.

Toseland dan Hayden sendiri sudah sering menjadi rival balapan MotoGP di musim 2008-2009. Akan tetapi sayangnya yang beda, karir Toseland sendiri di ajang MotoGP Cuma berlangsung satu musim.