Inspirasi Hadiah Hari Valentine 2021

Hari kasih sayang atau Hari Valentine akan segera dirayakan. Semua orang berburu hadiah untuk orang orang terkasih. Namun ada juga yang merasa bingung dengan pilihan yang ada, lalu sulit juga untuk memutuskan akan memberi apa pada seseorang istimewa, sahabat, atau bahkan saudara. Berikut adalah beberapa inspirasi hadiah yang bisa diberikan kepada orang orang yang disayangi tepat di hari kasih sayang 14 Februari 2021.

Masker dan Hand Sanitizer

Selama masa pandemi, hadiah yang paling pas untuk orang tersayang adalah yang berhubungan dengan protokol kesehatan. Hadiah berupa masker dengan hand sanitizer bisa mewakili perasaan peduli kepada mereka. Apalagi sekarang sudah banyak masker fashionable yang membuat pemakainya merasa terlihat lebih elegan. Beragam jenis masker bisa dihadiahkan, bisa dipilih juga masker dengan kalungnya yang menggemaskan. Atau bisa memilih masker customer dengan jahitan nama atau pesan.

Masker dan handsanitizer adalah paduan yang pas untuk mengekspresikan perasaan dan kasih sayang. Selain masker dengan ragam jenis dan model, handsanitizer pun punya bentuk yang unik serta lucu. Jika kedua benda ini dimasukkan ke dalam hamper atau kotak lalu ditambahkan dengan pesan manis dan beberapa benda kecil berharga lain maka pasangan atau sahabat pun akan merasa terkesan dengan hadiah istimewa tersebut.

Jam Tangan

Jenis hadiah selanjutnya yang bisa dijadikan sebagai inspirasi di valentine day adalah jam tangan. Bayangkan jam tangan casual atau sporty dengan ukiran di bagian belakang tentu lebih berkesan daripada jam tangan manapun meski dengan harga yang lebih mahal. Karenanya, berikan hadiah ini untuk pria yang disayangi sehingga ada momen terbaik yang dapat diabadikan di hari kasih sayang. Jam tangan juga kelak bisa disimpan atau diwariskan.

Bagi perempuan, jam tangan kayu bisa menjadi pilihan. Desain slot deposit pulsa tanpa potongan yang minimalis amat digemari sekarang ini. Warnanya pun bisa dipilih warna earth tone atau Nordic colour. Pengetahuan tentang pasangan dan sahabat mengenai aktifitasnya bisa dijadiakn alasan memilih warna dan model yang mana sehingga jam tangan ini bisa memiliki fungsi yang lebih maksimal.

Lukisan

Lukisan surealis atau potret bisa menjadi hadiah yang indah bagi orang terkasih. Hadiah hari valentine berupa lukisan akan memberikan kenangan dan kesan manis di tahun tahun berikutnya. Siapapun yang menerima lukisan dan memandangnya maka akan teringan siapa yang memberikan serta momen apa yang ada pada saat itu. Berbagi kasih sayang akan memberikan kesempatan untuk menerima kasih sayang pula. Hadiahkan benda benda istimewa untuk memberikan perasaan puas saat mereka berterima kasih dan tersenyum tulus.

Kotak Musik

Hadiah berupa kotak musik akan mengantarkan penerimanya pada masa kecil yang lugu, menggemaskan serta ceria. Hadiah ini amat cocok diberikan kepada pasangan dan sahabat. Mereka akan meresonansikan kotak musik ini menuju masa lalu yang menyenangkan. Ucapan terima kasih dan syukur pun akan terdengar ketika mereka membuka kotak musik dan alunan instrumen lembut terdengar. Pilih kotak musik yang mudah digenggam dengan bahan yang tahan lama sehingga bisa menjadi kotak ajaib kenangan untuk masa depan.

Beragam kado dan hadiah terbaik bisa dipilih sesuai dengan budget dan bagaimana si penerima memiliki karakter. Jangan lupa untuk memberikannya secara tulus sehingga benda atau hadiah apapun yang diberikan akan menjadi kenangan yang tidak terlupakan. Hari Valentine pun menjadi perayaan termanis dan akan selalu dikenang.

Vaksinasi Corona Yang Bersifat Wajib?

Kedatangan vaksin sebagai solusi pencegahan paparan virus Covid-19 telah menimbulkan kontroversi di antara masyarakat. Beberapa siap sedia untuk diberi vaksin Corona, sedangan yang lain memilih untuk tidak memperolehnya.

Menanggapi hal ini, Abdul Fickar Hadjar selaku pakar hukum pidana dari UT tidak setuju dengan kebijakan pemerintah yang akan memberi sanksi bagi mereka yang tidak mau menerima vaksin. Menurutnya, itu merupakan aturan yang tidak tepat.

Dia bahkan mengkritik Edward Omar Sharif Hiariej selaku Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. Omar sebelumnya menyebut bahwa semua warga yang menolak vaksin tersebut bisa terkena sanksi denda maupun pidana.

Untuk informasi, sanksi tersebut didasarkan pada Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 seputar Kekarantinaan Kesehatan. Berdasar pasal ini, setiap warga yang tidak patuh dan menghalangi penyelengaraan kekarantinaan akan mendapatkan hukuman denda maksimal 100 juta Rupiah atau penjara paling lama satu tahun.

Benarkah Aturan Tersebut Bisa Diaplikasikan?

Fickar tidak setuju dengan pernyataan Omar dan menganggap tafsir yang dibuat seputar pasal tersebut adalah hal yang berlebihan. Dia bahkan menganggapnya sebuah hal yang lebay.

Dia menambahkan bahwa harus ada pilihan putusan dari pihak pusat terkait penerapan karantina wilayah dan bukannya kebijakan PSBB yang sudah berlaku sekarang.

Menanggapi ujuran Omar, Fickar berpendapat bahwa pihak pelanggar UU tersebut adalah mereka yang tidak punya izin untuk keluar masuk wilayah karantina dan tidak patuh terhadap prosedur karantina.

Memang benar jika dilihat dari uraian UU di atas, sanksi hanya diberlakukan kepada mereka yang melawan atas kebijakan karantina yang dimiliki pemerintah dan bukan tentang mau tidaknya menerima vaksin Corona.

Masyarakat Punya Hak

Menurut Fickar, tiap orang memiliki hak untuk memilih cara atau metode pengobatan untuk bisa sembuh dari suatu masalah kesehatan tertentu. Ini bahkan sudah diatur di UU Kesehatan.

Artinya, preferensi engineeringpathway.com tersebut adalah Hak Asasi Manusia. Tiap individu boleh memilih untuk menerima vaksin atau tidak. Dengan landasan ini, Fickar menilai bahwa pemberian sanksi adalah suatu hal yang tidak tepat.

Menurutnya, pemberian sanksi akan menciptakan pemikiran seolah-olah vaksin menjadi kewajiban mutlak dan membuat seseorang tidak memiliki pilihan atau hak sama sekali.

Bahkan, ada seorang anggota DPR yang menyatakan secara terbuka bahwa dirinya menolak menerima vaksin. Beliau adalah Ribka Tjiptaning, yang juga merupakan seorang dokter.

Meskipun menimbulkan kontroversi, wacana pemberian sanksi bagi siapa saja yang menolak vaksin juga telah disepakati oleh Pemprov DKI Jakarta. Mereka secara tegas akan mengambil tindakan hukum bagi masyarakat yang menolak vaksin ini.

Anies Baswedan selaku Gubernur DKI bahkan telah menandatangani Peraturan Daerah seputar proses penanggulangan pandemi. Dari peraturan tersebut, mereka yang sengaja memberontak atau menolak pemberian vaksin akan didenda paling banyak Rp. 5 juta.

Pendapat-Pendapat Lain

Maidina Rahmawati selaku peneliti di ICJR membuka suara terkait dengan kontroversi tersebut. Menurutnya, pemerintah justru menerapkan pendekatan yang lebih menguntungkan kepada masyarakat.

Alih-alih memberi sanksi kepada mereka yang menolak, pemerintah justru harus memberi insentif bagi mereka yang mau divaksin. Menurut Rahmawati, metode ini justru akan lebih efektif untuk digunakan.

Dia menambahkan bahwa pemerintah daerah maupun pusat harus melakukan peninjauan ulang seputar pidana atau sanksi bagi mereka yang menolak vaksin.

Sebagai informasi tambahan, orang dewasa pada dasarnya masih membutuhkan suntik vaksi ulang tiap periode. Ini bertujuan menghindarkan serangan penyakit dan melakukan pencegahan ekstra. Vaksinasi merupakan penyuntikan mikro organisme sumber penyakit yang sudah dilemahkan maupun ditingkatkan ke dalam tubuh manusia. Tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit yang asli.