Mourinho Akan Tandatangani Kontrak Baru Dengan Man United

Manajer brilian Jose Mourinho telah berjuang keras untuk mengembalikan kekuatan The Red Devils seperti pada saat dibawah asuhan Sir Alex Ferguson.Akan tetapi, sepertinya jalan masih panjang dan terjal.Apalagi dengan kekuatan Man City yang berada di atas awan saat ini. Mourinho terus mendapatkan tekanan dari berbagai pihak karena rival sekotanya tersebut memang benar-benar unggul dari United. Tapi, pihak United sepertinya masih mempercayakan nasib klubnya pada Mourinho.

Mourinho Tidak Ingin Hengkang

Kecintaan pelatih terhadap klub bisa dikarenakan beberapa hal dari mulai ambisi pribadi hingga ambisi klub. Untuk Jose Mourinho, bisa jadi dia memiliki dua alasan tersebut. Sehingga pada awal Januari tahun ini, dia mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki niat untuk meninggalkan Manchester United. Artinya, untuk beberapa alasan dan selama beberapa waktu saat ini, dia masih akan tetap bersama United. Tapi, bagaimana dengan kontraknya?

Saat ini, Jose Mourinho berada di ambang pintu penandatanganan perpanjangan kontrak yang akan membuatnya tetap di Manchester United sampai 2021. Sehingga, ada kepastian apa yang dikatakan Mourinho awal Januari lalu menjadi kenyataan bahwa dirinya akan tetap membela The Red Devils hingga beberapa tahun ke depan mengingat ambisinya juga belum usai.

Mourinho saat ini tengah menjalani kontrak tiga tahun yang dia tandatangani saat dia menggantikan Louis van Gaal pada Mei 2016. Kontrak tersebut akan berakhir pada bulan Juni 2019 tahun depan. Saat ini juga tengah beredar pemberitaan dan pembicaraan antara agen Mourinho, Jorge Mendes dan hirarki United untuk membahas sebuah kontrak baru yang akan dimulai pada bulan Oktober nanti.

Sepanjang waktu itu Mourinho telah menegaskan bahwa dia ingin tinggal di Old Trafford dan dia baru-baru ini mengatakan komitmennya terhadap klub tersebut secara total. Bukan tidak mungkin jika kontrak baru ini akan menambah semangat serta mewujudkan cita-cita klub. Tapi untuk tahun ini, Mourinho dan United harus siap berhadapan dengan kenyataan pahit bahwa tahun ini bukan miliknya untuk berkuasa melainkan untuk Man City.

Ingin Mengembalikan United Ke Tempat yang Seharusnya

Jose Mourinho memiliki tekad yang cukup kuat dan alasan dasar kenapa dia ingin secara total bertahan di Man United. Dia mengatakan bahwa niatnya adalah untuk “membawa klub ke tempat dimana klub itu seharusnya berada” dan menggambarkan rumor yang mengatakan bahwa dirinya akan meninggalkan klub di musim panas ini sebagai rumor “sampah”.

Mourinho terlihat senang dengan komitmen klub yang telah ditunjukkan kepadanya.Contohnya adalah keinginan Mourinho untuk mendatangkan Alexis Sanchez. United berencana akan mendatangkan pemain asal Arsenal tersebut bulan Januari ini. Dapat dipahami kenapa United memimpin pengejaran untuk menandatangani pemain internasional asal Chile tersebut setelah Manchester City menarik diri dari negosiasi mengenai biayanya. Hal ini juga dipahami bahwa langkah Sanchez ke Old Trafford bergantung pada kesepakatan persetujuan dan persyaratan Henrikh Mkhitaryan dengan Arsenal dan bergerak ke arah yang berlawanan.

Mourinho sendiri sudah menikmati kesuksesan di United. Dia memenangkan Liga Europa, Piala Liga dan Community Shield di musim pertamanya, meski mereka berhasil finis keenam di Premier League. Sedangkan saat ini, United berada di urutan bandar togel sgp kedua dalam klasemen musim ini, meski 12 poin di bawah pemimpin klasemen Manchester City menyusul kemenangan 3-0 atas Stoke, hari Senin kemarin. Mereka juga masih bertahan dan berjuang di Liga Champions dan Piala FA untuk memenangkan trofi.

BI Meramal Penjualan Ritel Akan Melesu pada Bulan Depan

Bank Indonesia (BI) memprediksikan bahwa penjualan ritel atau eceran pada bulan mendatang (Februari) akan mengalami penurunan yang sesuai dengan pola musimannya. Tekanan kenaikan harga pun menurun apabila dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Sesuai dengan Hasil Survey

Hal itu dapat disampaikan oleh BI dari hasil survey penjualan eceran BI. Survey itu menunjukkan bahwa IEP (Indeks Ekspektasi Penjualan) pada bulan Februari tahun 2018 besarnya 134,6 atau dengan kata lain lebih rendah apabila dibandingkan dengan bulan ini yang besarnya 149,1. Sedangkan penjualan ritel pada bulan Mei diperkirakan bakal meningkat yang mana terindikasi dari adanya peningkatan IEP menjadi sebesar 151.

“Tekanan kenaikan harga di bulan Februari tahun 2018 diperkirakan akan turun apabila dibandingkan dengan bulan yang sebelumnya,” ungkap BI di dalam survey Poker online yang mana dilansir dari CNN Indonesia pada hari Rabu (10/01).

Menurut survey itu, IEH (Indeks Ekspektasi Harga Umum) pada bulan Februari 2018 sebesar 154,9 atau bisa dikatakan lebih rendah daripada bulan sebelumnya yakni 151. Hal ini bisa terjadi karena adanya responden yang memperkirakan adanya kenaikan harga BBM, tarif listrik dan juga LPG pada bulan Januari 2018.

Tekanan kenaikan harga juga diperkirakan akan meningkat pada bulan Mei 2018 seiring dengan meningkatnya IEH menjadi 173,2 dikarenakan pada bulan itu sudah masuk bulan Ramadhan. Survey itu juga menjelaskan bahwa penjualan ritel pada bulan Desember 2017 diperkirakan meningkat dibandingkan bulan yang sebelumnya. Namun demikian, penjualan ritel itu masih lebih lambat lagi dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Adapun sumber dari penjualan ritel di bulan Desember 2017 berasal dari penjualan makanan dan minuman serta tembakau yang mana tumbuh sebesar 7,6% (yoy) disertai ritel. Penurunan penjualan kelompok nonmakanan pun mulai membaik dan juga turun 5% pada November menjadi turun sebesar 4,4% pada bulan Desember 2017.

Pemerintah Siap Mematok Harga Eceran Palin Tinggi Komoditas Lain

Beberapa hari yang lalu pemerintah dikabarkan akan mempertahankan tingkat inflasi di tahun 2018 dan juga menjaga daya beli masyarakat Indonesia. Cara yang diterapkan oleh pemerintah adalah dengan penerapan harga eceran paling tinggi (HET) untuk beberapa komoditas yang penting.

“Di dalam sidang kabinet paripurna kemarin, Presiden Jokowi menekankan untuk tetap bisa mengendalikan inflasi. Sehingga pertumbuhan ekonomi tak sia-sia,” ungkap Enggartiasto Lukita, Menteri Perdagangan, dalam konferensi pers yang dihelat di Kantor Kementrian Perdagangan atau Kemendag pada hari Kamis minggu lalu (4/1).

Enggar mengklaim bahwa sepanjang tahun 2017 pihaknya sudah berusaha dan berhasil untuk menjaga inflasi pada tingkat 3,61% atau bisa dikatakan di bawah target yang mana sudah ditetapkan pada APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) sebesar 4,3%.

Ia menambahkan, “Memang ada sedikir kenaikan akan tetapi masih dalam range yang bisa diterima.” Hal tersebut, ia tegaskan karena adanya beberapa kebijakan Kemendag untuk menahan laju inflasi seperti misalnya penetapan harga eceran yang tertinggi (HET) atas beberapa harga bahan pokok misalnya gula pasir, beras, minyak goreng, daging sapi beku dan yang lainnya.

“Di Pasar Induk Cipinang di sana mereka sangat ketat mengendalikan harganya,” tukasnya. Kemudian ia pun mengatakan bahwa Kemendag akan mewajibkan juga distributor bahan pokok melaporkaj ketersediaan stok gudangnya secara jelas dan transparan. Dan juga posisi gudang penyimpanan harus terdaftar pada Kementrian Perdagangan Indonesia sehingga akan lebih mudah bagi pemerintah untuk mengontrolnya.

Susah Sinyal Pencapaian Terbaru Ernest Prakasa

Ernest Prakasa yang sekarang ini semakin menekuni pekerjaannya di ranah layar lebar nampaknya semakin lihai saja dalam membuat film. Dalam film barunya yang berjudul Susah Sinyal  ia kembali menertawakan drama sosial yang mana sangat akrab dengan kehidupan masyarakat awam yakni tentang hubungan ibu dan juga anak. Seperti yang sudah-sudah di mana kita bisa melihat pada film-film sebelumnya, seperti Ngenest (2015) dan juga Cek Toko Sebelah (2016), film Susah Sinyal ini juga mengangkat potret dan juga keadaaan keluarga Tionghoa yang ada di Indonesia.

Namun ada yang membedakan antara film-film sebelumnya dengan Susah Sinyal  ini karena cerita utamanya bukan menyoroti keluarga Tionghoa. Di dalam film ini, potret keluarga Tionghoa menjadi pemanis saja. Lelucon yang sangat khas dengan Ernest pun diselipkannya di sela-sela cerita tersebut dan pastinya sudah ditebak akan menimbulkan gelak tawa penontonnya.

Kerjasama Bareng Istrinya

Dalam film Susah Sinyal ini, Ernest berkerja sama dengan istrinya sendiri yakni Meira Anastasia yang mana menulis skenario bersama. Skenarionya sendiri juga masih berkutat dengan hubungan keluarga di masyarakat awam yang ada di Indonesia.

Jika masih ingat sebelumnya pada filmnya Cek Toko Sebelah ia menyoroti dan menggarisbawahi hubungan ayah dan juga anak, untuk kali ini ia menyoroti hubungan ibu dan anak.

Fokus pada Hubungan Ibu dan Anak

Hubungan ibu dan anak yang dimaksudkan adalah berawal dari drama Ellen yang diperankan oleh Adiania Wirasti dengan anaknya, Kiara yang diperankan oleh Aurora Ribero. Mereka adalah inti cerita dari film Susah Sinyal ini hingga Ernest Prakasa yang berperan sebagai Iwan dan juga mamanya yang diperankan Dayu Wijayanto hanya menjadi pelengkap saja.

Ernest yang sangat berpengaruh dalam film ini membuat hubungan antar beberapa karakter agar bisa tersambung dengan sangat erat lewat adegan-adegan yang ditata dengan sangat detail. Setiap adegan seolah-olah berkaitan dengan satu sama lainnya meskipun lokasi, waktu, dan juga tokoh yang ada di dalamnya berbeda-beda.

Menggunakan lokasi yang bisa dibilang banyak,  Ernest pun menempatkan porsi masing-masing kejadian di dalam film itu dengan sangat pas. Komposisi antara drama masalah dengan komposisi penghiburnya yang menimbulkan komedi juga terasa tak berat-sebelah.

Unsur komedi yang mana dibawakan oleh para aktor di dalam film ini datang melalui dialog result hongkong yang sangat santai dan juga kocak. Ditambah lagi dengan adanya ekspresi yan sangat mumpuni. Percakapan antar tokoh-tokoh tersebut banyak menyentil dan menertawai realitas sosial yang ada sekarang ini khususnya di Indonesia.

Tokoh-tokoh tampak amat sangat klop dengan gayanya Ernest yang menyutradarai film Susah Sinyal ini. Maklum di dalam film ini ada beberapa stand up comedian dan artis yang mana sebelumnya sudah ikut terlibat di dalam proyek Cek Toko Sebelah yang mana mereka ada lagi di Susah Sinyal.

Sebut saja mereka yang ada di Cek Toko Sebelah dan ada lagi di Susah Sinyal di antaranya: Gisella Anastasia, Chew Kinwah, Dodit Mulyanto, Arief Didu, Melissa Karim dan Aci Resti.

Akan tetapi tidak semua terasa pas di dalam film Susah Sinyal ini. Keterbatasan durasi yang mana bisa dikatakan mungkin jadi kendalanya Ernest di dalam menyelesaikan drama ibu dan anak itu dengan penyelesaiaan yang epik. Ernest pun seharusnya bisa menghasilkan hubungan ibu dan juga anak yang mana lebih menggigit karena mengingat relasi ini sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.