Analisis: Memprediksi Pikiran Klopp di Fase Genting Liverpool

Tidak ada satu pun sosok di klub Liverpool saat ini yang lebih pusing dibandingkan dengan Jurgen Klopp. Paling tidak, untuuk empat hari ke depan ini. Waktu yang mana terhitung pendek namun genting untuk Klopp. Dalam empat hari ke depan, Virgil van Dkik dkk pasalnya bakal bertemu dengan Bournemouth di ajang Liga Inggris dan kemudian menjamu Atletico Madrid di leg kedua 16 besar Liga Champions.

Analisis Langkah Jurgen Klopp untuk 4 Hari ke Depan

Sebelum melangkah ke dua laga tersebut, Klopp pasalnya perlu melihat dengan jernih tren negative Liverpool. Liverpool biasanya perkasa sejak awal musim namun kemudian tiba-tiba dihadapkan di serangkaian masalah dalam waktu Cuma dua pekan saja.

Riak-riak masalah tersebut mulai terlihat ketika Liverpool harus mau takluk dengan skor 0-1 di markas Atletico Madrid pada tanggal 18 Februari 2020 lalu. Jika dilihat sekilas, memang banyak pihak yang melihat bahwa hasil tersebut wajar dikarenakan Los Colchoneros adalah tim yang tangguh bersama dengan pelatih Diego Simeone.

Kekalahan tersebut lah yang diyakini tak berbekas karena Liverpool lantas kembali ke jalur kemenangan pada ajang Liga Inggris. Liverpool mengalahkan West Ham United dengan skor 3-2 walaupun gawang Allison Becker 2 kali harus dibobol oleh tim tamu.

Di awal bulan Maret ini, Liverpool kembali lagi ditantang oleh tim penghuni zona degradasi Watford. Tim kota pelabuhan ini diyakini akan menang mudah atas tim asuhan dari Nigel Pearson. Fakta di lapangan Liberpool sudah kehilangan tajinya. Tim tamu tak memiliki solusi untuk bisa keluar dari masalah yang dihadirkan oleh Watford, hingga akhirnya mereka harus mau kalah telak dengan skor yang cukup memprihatinkan yaitu 0-3 dari The Hornets.

Kekalahan itu kemudian membuat catatan tanpa kalah dalam sebanyak 44 laga di Liga Inggris terhenti juga. Hasil negative tersebut Cuma sedikit lebih baik ketimbang kekalahan dengan skor 0-5 ‘Baby Liverpool’ melawan Aston Villa di laga Piala Liga Inggris. Tiga hari setelah kalah dari Watford, Liverpool malahan tersandung lagi saat dijamu oleh Chelsea di babak kelima Piala FA. Tim yang bermarkas di Anfield tersebut kalah dengan skor 0-2. Sehingga angan-angan meraih 3 gelar musim ini hilang sudah.

Klopp Akan Fokus Balas Dendam

Sebelum periode buruk menghampiri mereka, peluang The Reds untuk meraih 3 gelar pasalnya masih terbuka. Akan tetapi dalam hitungan dua pekan saja, Liverpool sekarang ini Cuma memiliki opsi Liga Champions dan Liga Inggris. Tiga kekalahan yang dialami dalam waktu 2 pekan sewajarnya membuat Klopp kalang kabut dan gundah gulana. Karena pada tiga laga itu, Klopp hampir selalu memainkan skuat terbaiknya. Komposisi pemain yang membuat Liverpool sempat ditakuti tim mana saja.

Situasi Liverpool sekarang ini tentu saja menjadi beban pikiran bagi Klopp. Termasuk jga saat anak asuhnya bertanding menjamu Bournemouth pada 7 Maret esok di Stadion Anfield. Juru racik formasi yang berasal dari Jerman itu tentu saja ingin memainkan skuat terbaiknya melawan Bournemouth tanpa harus menepikan fakta keunggulan 22 poin atas Manchester City di klasemen sementara di Liga Inggris. Namun di sisi lainnya, Liverpool harus mengerahkan seluruh tenaganya bandar togel hk untuk menghadapi Atletico pada ajang Liga Champions. Idealnya Klopp akan sepenuhnya fokus untuk membalas kekalahan skor 0-1 dari Atletico pada leg pertama 16 besar Liga Champions.